Kamis, 15 November 2012

Modem dan koneksi internet

Jenis Modem


Jenis Modem berdasarkan pemasangannya :

Modem internal 
Modem internal dipasangkan pada bagian dalam CPU misalnya pada slot PCI (pada motherboard tertentu sudah dilengkapi modem dari pabriknya). Untuk card modem komputer, slot PCI atau kadang-kadang slot ISA dibutuhkan, tergantung interface motherboard yang tersedia untuk menerima modem.
Internal Computer Modems digunakan dengan koneksi internet dial-up melalui sepasang koneksi RJ-11. Juga dikenal dengan kabel telepon tembaga, RJ-11 memampukan komputer untuk menerima dan mengirim data sebagaimana yang diterangkan di atas.
Modem komputer internal biasanya merupakan modem 56K yang berarti bahwa modem itu mampu menerima data sebesar 56 Kbits/detik ( 56 kilobits atau 56.000 bit per detik). Jenis transmisi data ini disebut transmisi downstream, datang dari provider dan ditransmisikan melalui kabel telepon. Umumnya besaran data ini merupakan bandwith standar untuk kabel telepon.
Akan tetapi karena Internet mempunya sistem dua arah, data juga harus dikirim dari klien ke provider (server). Untuk tujuan ini komputer bisa menggunakan modem 56K V90 untuk mengirim data dalam transmisi upstream sebesar 33,6 Kbits/s. Di sisi lain, modem V 92 56 K mampu mengirim 48 Kbits/s transmisi upstream.

Modem external
Modem external dipasang pada bagian luar CPU, umumnya dipasangkan pada Serial port atau USB pada CPU. Modem Eksternal bisa digunakan untuk tujuan yang sama dan dalam kondisi yang sama dengan modem internal. Akan tetapi modem eksternal merupakan kotak kecil yang menggunakan jenis antar muka yang lain untuk terhubung dengan komputer.
Bisa jadi itu berupa serial modem, dinamakan demikian karena benda itu menggunakan serial port untuk dihubungkan ke komputer. Biasanya terinstall pada belakang komputer, serial port merupakan pilihan yang mudah diinstall untuk modem eksternal. Kotak kecil yang sama, di sisi lain, bisa menjadi sebuah Modem USB yang normalnya menggunakan port USB yang biasanya ditempatkan dibelakang atau di depan komputer.
Yang pertama dari jenis modem eksternal bisa jadi modem dial up tetapi jenis ini lebih mahal daripada jenis internal.
Sama seperti jenis lain dari modem eksternal anda mungkin mempertimbangkan dua tipe modem : modem kabel dan DSL jika anda menginginkan layanan internet berkecepatan tinggi. Semua ISP biasanya menyediakan modem spesial dinamakan modem digital di dalam paket broadband.
Sangat penting untuk memperhatikan bahwa modem kabel harus dihubungkan dengan kartu Ethernet, ditempatkan di slot PCI komputer yang disediakan oleh koneksi intenet broadband ke pengguna. Memang benar jika anda memilih koneksi Ethernet. Akan tetapi anda tidak akan membutuhkannya jika pilihan anda menggunakan koneksi USB.

Jenis jenis modem berdasarkan jaringan atau media

Modem kabel
Merupakan modem untuk aksesnya menggunakan jaringan kabel, misalnya seperti jaringan kabel telepon. Modem kabel menggunakan sumbu kabel jaringan televisi untuk menyediakan bandwitdth yang hebat dibandingkan modem komuter dial up. Akses yang benar-benar cepat ke Web yang disediakan oleh modem kabel dengan transmisi downstream hingga 38 Mbits/s dan transmisi upstream hingga 1 Mbits/s.
Modem DSL ( Digital Subscriber Line) secara eklusif digunakan untuk koneksi dari telepon kantor yang dipindahkan ke pengguna.
Teknologi ini, tersedia dan seringkali dipakai, dipisahkan dalam dua kategori utama :
  1. ADSLor Asymetric Digital Subcriber Line biasanya digunakan di Amerika Utara dan mendukung transmisi downstream dari 1,5 Mbits/s hingga 9 Mbits/s dan transmisi upstream hingga 3 Mbits/s.
  2. SDSL. SDSL or Symetric Digital Subcriber Line biasanya digunakan di Eropa dan mempunyai besaran downstream dan upstream data yang sama yaitu sekitar 128 Kbits/s.

Modem wireless
Teknologi wireless untuk akses data merupakan bagian dari jaringan komputer yang biasanya tidak disebut modem, tetapi menggunakan istilah lain yang telah disepakati, seperti modem GSM, modem CDMA, modem HSDPA, dan modem HSUPA.

Cara atau tipe koneksi internet

1. Mengubah Setting Bandwidth pada Windows Mungkin banyak yang belum tahu jika bandwidth untuk koneksi internet dalam sistem operasi Windows ini dibatasi sebanyak 20 persen dari total bandwidth. Nah, untuk menghilangkan pembatasan bandwidth yang dimiliki oleh Windows ini, Anda bisa melakukan beberapa tips berikut. * Klik tombol ‘Start’ pada Windows. * Klik ‘Run’ dan ketikkan gpedit.msc pada kolom kosong, lalu klik ‘OK’. * Pilih ‘Administrative Templates’, lalu klik ‘Network’. * Setelah terbuka klik ‘QoS Packet scheduler’. * Ubah setting pada ‘Limit Reservable Bandwidth’ menjadi Enable. * Ubah Bandwidth Limitnya, dari 20 menjadi 0, lalu Klik Apply > OK. * Keluar, lalu Restart komputer. 2. Setting DNS dengan OpenDNS Cara lain yang bisa dilakukan untuk mempercepat koneksi internet adalah dengan melakukan setting Domain Name Sistem (DNS) yang Anda pakai dengan menggunakan OpenDNS. Cara ini dilakukan untuk mengganti IP addrees yang tengah Anda pakai dengan IP address baru yang dimiliki OpenDNS. Cara untuk melakukan setting DNS adalah sebagai berikut: * Buka ‘Control Panel’. * Pilih ‘Network Connection’. * Klik kanan ‘Local Area Connection’ pilih Properties atau ‘Wireless Network Connection’ jika Anda menggunakan wireless untuk koneksi. * Pilih ‘Internet Protocol (TCP/IP)’ kemudian Klik Properties. * Klik ‘Use Following DNS Server’. * Isi Preferred DNS Server dengan angka: 208.67.222.222. * Isi Alternate DNS Server dengan angka: 208.67.220.220. * h. Kemudian, klik ‘OK’. 3. Menggunakan Software atau Aplikasi Tambahan * Onspeed 6.0.9: adalah software yang mampu meningkatkan kecepatan internet hingga 10 kali lipat. Tag line produk ini sendiri adalah Dial-up – 10x Faster, Broadband – 5x Faster, Mobile connections – 8x Faster. * Flash Speed 200%; adalah sebuah software yang diklaim dapat mempercepat koneksi internet Anda hingga mencapai 200% lebih cepat. * Masih banyak software lain bisa Anda gunakan untuk mempercepat koneksi internet, seperti CFosSpeed, Dsl Speed, Internet Turbo, Modem Boster, Firefox Ultimate Optimizer, Google Web Accelerator, Fasterfox, dan FullSpeed2.7. Read more at: http://operatorku.blogspot.com/2012/08/cara-mempercepat-koneksi-internet.html Copyright by operatorku.blogspot.com Terima kasih sudah menyebarluaskan aritkel ini
1. Mengubah Setting Bandwidth pada Windows Mungkin banyak yang belum tahu jika bandwidth untuk koneksi internet dalam sistem operasi Windows ini dibatasi sebanyak 20 persen dari total bandwidth. Nah, untuk menghilangkan pembatasan bandwidth yang dimiliki oleh Windows ini, Anda bisa melakukan beberapa tips berikut. * Klik tombol ‘Start’ pada Windows. * Klik ‘Run’ dan ketikkan gpedit.msc pada kolom kosong, lalu klik ‘OK’. * Pilih ‘Administrative Templates’, lalu klik ‘Network’. * Setelah terbuka klik ‘QoS Packet scheduler’. * Ubah setting pada ‘Limit Reservable Bandwidth’ menjadi Enable. * Ubah Bandwidth Limitnya, dari 20 menjadi 0, lalu Klik Apply > OK. * Keluar, lalu Restart komputer. 2. Setting DNS dengan OpenDNS Cara lain yang bisa dilakukan untuk mempercepat koneksi internet adalah dengan melakukan setting Domain Name Sistem (DNS) yang Anda pakai dengan menggunakan OpenDNS. Cara ini dilakukan untuk mengganti IP addrees yang tengah Anda pakai dengan IP address baru yang dimiliki OpenDNS. Cara untuk melakukan setting DNS adalah sebagai berikut: * Buka ‘Control Panel’. * Pilih ‘Network Connection’. * Klik kanan ‘Local Area Connection’ pilih Properties atau ‘Wireless Network Connection’ jika Anda menggunakan wireless untuk koneksi. * Pilih ‘Internet Protocol (TCP/IP)’ kemudian Klik Properties. * Klik ‘Use Following DNS Server’. * Isi Preferred DNS Server dengan angka: 208.67.222.222. * Isi Alternate DNS Server dengan angka: 208.67.220.220. * h. Kemudian, klik ‘OK’. 3. Menggunakan Software atau Aplikasi Tambahan * Onspeed 6.0.9: adalah software yang mampu meningkatkan kecepatan internet hingga 10 kali lipat. Tag line produk ini sendiri adalah Dial-up – 10x Faster, Broadband – 5x Faster, Mobile connections – 8x Faster. * Flash Speed 200%; adalah sebuah software yang diklaim dapat mempercepat koneksi internet Anda hingga mencapai 200% lebih cepat. * Masih banyak software lain bisa Anda gunakan untuk mempercepat koneksi internet, seperti CFosSpeed, Dsl Speed, Internet Turbo, Modem Boster, Firefox Ultimate Optimizer, Google Web Accelerator, Fasterfox, dan FullSpeed2.7. Read more at: http://operatorku.blogspot.com/2012/08/cara-mempercepat-koneksi-internet.html Copyright by operatorku.blogspot.com Terima kasih sudah menyebarluaskan aritkel ini

TIPE-TIPE KONEKSI INTERNET

OnLine atau Dial
Yaitu account online melalui ISP atau sering disebut sebagai shell account. Penggunaan account lebih terbatas dan diutamakan pada biaya yang rendah. Online account biasanya disediakan dari beberapa instansi, yaitu Internet Provider, Online Service yang bersifat komersial, universitas, pemerintah, atau organisasi non-profit.

Koneksi SLIP/PPP
Untuk transfer data yang lebih cepat sehingga kamu dapat menjalankan program yang ada di Internet. Kamu tidak perlu mengirim data per karakter melalui modem.

Jalur yang Disewakan atau Leased Line
Untuk memakai line atau jalur yang disewakan, perlu memakai TCP/IP pada suatu LAN. Untuk membuat jalur yang dapat disewakan, selain kompleks juga diperlukan waktu lama. Biasanya, perusahaan menggunakan line ini untuk dijual kembali ke perusahaan menengah atau kecil.

Internet Kabel
Merupakan sistem yang terhubung ke Internet melalui kabel yang digunakan untuk TV (TV cable).

Koneksi Satelit
Yaitu menggunakan fasilitas satelit untuk menerima layanan Internet.

Intregated Services Digital Network (ISDN)
Yaitu menggunakan saluran telepon yang menggunakan sirkuit khusus dengan kecepatan transfer yang lebih cepat dibandingkan saluran telepon biasa.

Wireless Connections
Yaitu akses Internet tanpa kabel yang biasanya digunakan untuk pager, telepon selular, dan PDA.

Web TV
Menyediakan layanan web dan e-mail dengan menggunakan perangkat televise.

GPRS (General Packet Radio Service)
Digunakan pada telepon genggam untuk transfer data melalui gelombang radio.

Cara mempercepat koneksi internet

1. Optimasi registry untuk pengguna Broadband/DSL

Buka registry editor dan masuk ke :

HKEY_LOCAL_MACHINESYSTEMCurrentControlSetServicesT cpipParameters

Buat string DWORD baru, dengan cara mengklik ‘Edit >> New >> DWORD Value’ dan buat nama-nama value dibawah ini :

DefaultTTL = “80? hex (atau 128 decimal) .
EnablePMTUBHDetect = “0?
EnablePMTUDiscovery = “1?
GlobalMaxTcpWindowSize = “7FFF” hex (or 32767 decimal)
TcpMaxDupAcks = “2?
SackOpts = “1?
Tcp1323Opts = “1?
TcpWindowSize = “7FFF” hex (or 32767 decimal)

tutup registry dan restart computer.

2. Mengatur default bandwith usage di windows

Klik Start >> Run >> type gpedit.msc

Local Computer Policy >> Computer Configuration >> Administrative Templates >> Network >> QOS Packet Scheduler >> Limit Reservable Bandwidth

Double click pada Limit Reservable Bandwidth. Disana ditunjukkan bahwa string ini belum diatur (not configured), pada tab Explain ada penjelasan :

“By default, the Packet Scheduler limits the system to 20 percent of the bandwidth of a connection, but you can use this setting to override the default.”

Jadi Trik yang kita lakukan adalah mendisablenya dengan mengeset nilainya menjadi NOL.

3. Optimasi DNS cache agar lebih cepat

Buka notepad dan copy paste kode di bawah ini :

[HKEY_LOCAL_MACHINESYSTEMCurrentControlSetServic es|DnscacheParameters]
“CacheHashTableBucketSize”=dword:00000001
“CacheHashTableSize”=dword:00000180
“MaxCacheEntryTtILimit”=dword:0000fa00
“MaxSOACacheEntryTtILimit”=dword:0000012d

Simpan dengan nama dnscache.reg
Double click file ini di windows explorer, tekan “yes”.

4. Optimasi untuk pengguna koneksi LAN

Berikut ini cara untuk mempercepat koneksi LAN :

* buka registry editor (start >> run >> ketik regedit)
* masuk ke HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\Curr entVersion\Explorer\RemoteComputer\NameSpace dan DELETE key {D6277990-4C6A-11CF-8D87-00AA0060F5BF)
* Tutup registry editor dan restart windows.

5. Menggunakan Open DNS untuk koneksi internet

1. Klik Start
2. Klik Control Panel
3. Pilih Network & Internet Connection
4. Klik Network Connection
5. Klik Kanan Local Area Connection pilih Properties
6. Pilih Internet Protocol (TCP/IP) kemudian Klik Properties
7. Klik Use Following DNS Server
8. Isi Preferred DNS Server dengan angka : 208.67.222.222
9. Isi Alternate DNS Server dengan angka : 208.67.220.220
10. Kemudian Klik OK
1. Mengubah Setting Bandwidth pada Windows Mungkin banyak yang belum tahu jika bandwidth untuk koneksi internet dalam sistem operasi Windows ini dibatasi sebanyak 20 persen dari total bandwidth. Nah, untuk menghilangkan pembatasan bandwidth yang dimiliki oleh Windows ini, Anda bisa melakukan beberapa tips berikut. * Klik tombol ‘Start’ pada Windows. * Klik ‘Run’ dan ketikkan gpedit.msc pada kolom kosong, lalu klik ‘OK’. * Pilih ‘Administrative Templates’, lalu klik ‘Network’. * Setelah terbuka klik ‘QoS Packet scheduler’. * Ubah setting pada ‘Limit Reservable Bandwidth’ menjadi Enable. * Ubah Bandwidth Limitnya, dari 20 menjadi 0, lalu Klik Apply > OK. * Keluar, lalu Restart komputer. 2. Setting DNS dengan OpenDNS Cara lain yang bisa dilakukan untuk mempercepat koneksi internet adalah dengan melakukan setting Domain Name Sistem (DNS) yang Anda pakai dengan menggunakan OpenDNS. Cara ini dilakukan untuk mengganti IP addrees yang tengah Anda pakai dengan IP address baru yang dimiliki OpenDNS. Cara untuk melakukan setting DNS adalah sebagai berikut: * Buka ‘Control Panel’. * Pilih ‘Network Connection’. * Klik kanan ‘Local Area Connection’ pilih Properties atau ‘Wireless Network Connection’ jika Anda menggunakan wireless untuk koneksi. * Pilih ‘Internet Protocol (TCP/IP)’ kemudian Klik Properties. * Klik ‘Use Following DNS Server’. * Isi Preferred DNS Server dengan angka: 208.67.222.222. * Isi Alternate DNS Server dengan angka: 208.67.220.220. * h. Kemudian, klik ‘OK’. 3. Menggunakan Software atau Aplikasi Tambahan * Onspeed 6.0.9: adalah software yang mampu meningkatkan kecepatan internet hingga 10 kali lipat. Tag line produk ini sendiri adalah Dial-up – 10x Faster, Broadband – 5x Faster, Mobile connections – 8x Faster. * Flash Speed 200%; adalah sebuah software yang diklaim dapat mempercepat koneksi internet Anda hingga mencapai 200% lebih cepat. * Masih banyak software lain bisa Anda gunakan untuk mempercepat koneksi internet, seperti CFosSpeed, Dsl Speed, Internet Turbo, Modem Boster, Firefox Ultimate Optimizer, Google Web Accelerator, Fasterfox, dan FullSpeed2.7. Read more at: http://operatorku.blogspot.com/2012/08/cara-mempercepat-koneksi-internet.html Copyright by operatorku.blogspot.com Terima kasih sudah menyebarluaskan aritkel ini
1. Mengubah Setting Bandwidth pada Windows Mungkin banyak yang belum tahu jika bandwidth untuk koneksi internet dalam sistem operasi Windows ini dibatasi sebanyak 20 persen dari total bandwidth. Nah, untuk menghilangkan pembatasan bandwidth yang dimiliki oleh Windows ini, Anda bisa melakukan beberapa tips berikut. * Klik tombol ‘Start’ pada Windows. * Klik ‘Run’ dan ketikkan gpedit.msc pada kolom kosong, lalu klik ‘OK’. * Pilih ‘Administrative Templates’, lalu klik ‘Network’. * Setelah terbuka klik ‘QoS Packet scheduler’. * Ubah setting pada ‘Limit Reservable Bandwidth’ menjadi Enable. * Ubah Bandwidth Limitnya, dari 20 menjadi 0, lalu Klik Apply > OK. * Keluar, lalu Restart komputer. 2. Setting DNS dengan OpenDNS Cara lain yang bisa dilakukan untuk mempercepat koneksi internet adalah dengan melakukan setting Domain Name Sistem (DNS) yang Anda pakai dengan menggunakan OpenDNS. Cara ini dilakukan untuk mengganti IP addrees yang tengah Anda pakai dengan IP address baru yang dimiliki OpenDNS. Cara untuk melakukan setting DNS adalah sebagai berikut: * Buka ‘Control Panel’. * Pilih ‘Network Connection’. * Klik kanan ‘Local Area Connection’ pilih Properties atau ‘Wireless Network Connection’ jika Anda menggunakan wireless untuk koneksi. * Pilih ‘Internet Protocol (TCP/IP)’ kemudian Klik Properties. * Klik ‘Use Following DNS Server’. * Isi Preferred DNS Server dengan angka: 208.67.222.222. * Isi Alternate DNS Server dengan angka: 208.67.220.220. * h. Kemudian, klik ‘OK’. 3. Menggunakan Software atau Aplikasi Tambahan * Onspeed 6.0.9: adalah software yang mampu meningkatkan kecepatan internet hingga 10 kali lipat. Tag line produk ini sendiri adalah Dial-up – 10x Faster, Broadband – 5x Faster, Mobile connections – 8x Faster. * Flash Speed 200%; adalah sebuah software yang diklaim dapat mempercepat koneksi internet Anda hingga mencapai 200% lebih cepat. * Masih banyak software lain bisa Anda gunakan untuk mempercepat koneksi internet, seperti CFosSpeed, Dsl Speed, Internet Turbo, Modem Boster, Firefox Ultimate Optimizer, Google Web Accelerator, Fasterfox, dan FullSpeed2.7. Read more at: http://operatorku.blogspot.com/2012/08/cara-mempercepat-koneksi-internet.html Copyright by operatorku.blogspot.com Terima kasih sudah menyebarluaskan aritkel ini

Tidak ada komentar:

Posting Komentar